Nama : Asyitha anisny Kelas :PAI 1/D NIM : 11901023 Situasi politik pada 1960-an diwarnai ketegangan dunia yang diakibatkan oleh perseteruan antara dua blok. Blok Barat yang dipimpin Amerika Serikat dan Blok Timur pimpinan Uni Soviet. Presiden Sukarno dalam pidatonya di majelis umum PBB September 1960 menyebutkan hal itu. Presiden Sukarno menegaskan lagi pendapatnya di Beograd, Yugoslavia, pada konferensi pertama negara-negara Non-Blok pada September 1961. Pada masa itu Indonesia percaya akan adanya ruang bagi kekuatan ketiga karena dalam konflik dunia yang berakar dari konflik endemik antara keadilan dengan ketidakadilan, masi terdapat kesempatan untuk dapat hidup berdampingan secara damai. Indonesia di bawah Bung Karno berpendapat, saat itu dunia terbagi antara kekuatan baru yang sedang bangkit, New Emerging Forces , yaitu bangsa-bangsa Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Negara-negara sosialis, dan kekuatan-kekuatan lama yang telah mapan. Dengan didasari cara...