MAGANG 1
Asyitha Anisny
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH UNTUK MEMBANGUN KARAKTER KEPEDULIAN DAN KEDISIPLINAN
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/viewFile/12047/8607
Melalui Kurikulum 2013 diharapkan dapat terbentuk karakter yang kuat pada peserta didik. Karakter merupakan ciri khas seseorang yang membedakan kualitas antarindividu. Karakter tidak hanya apa yang terlihat di permukaan, melainkan lebih ke dalam, yakni kepribadian individu tersebut. Pernyatan ini didukung oleh Bohlin (2005: 159) yang menyatakan, “Character is that distinctive mark of our person; the combination of these distinguishing qualities that make us who we are. Character is deeper than appearance and reputation and constitutes more than our personality or temperament”. Namun, kenyataannya karakter peserta didik saat ini masih kurang, terutama dalam hal kepedulian dan kedisiplinan. Hal ini terlihat dari kurangnya kepedulian peserta didik, khususnya kepedulian terhadap lingkungan. Ketidakpedulian terhadap lingkungan tersebut tercermin dari sikap peserta didik yang masih suka membuang sampah sembarangan, mencoretcoret tembok atau meja, dan tidak mau membersihkan lingkungan sekitar sekolah. Kepedulian seharusnya dikembangkan sedini mungkin karena kepedulian tidak dapat tumbuh dengan sendirinya. Hal ini didukung oleh pernyataan Lickona (1991:312), “To cultivate caring, as with any other moral quality, requires a learning-by-doing approach that develops all three aspect of character: knowing, feeling, and action.” Kepedulian membutuhkan proses untuk dapat tumbuh dalam kehidupan seseorang. Proses tersebut antaralain proses pengetahuan, perasaan dan tindakan.
Kedisiplinan peserta didik juga masih terbilang kurang. Hal tersebut terlihat dari sikap perserta didik yang datang terlambat, enggan menaati tata tertib. Misalnya, tidak mau menjalankan piket kelas maupun kerja bakti. Setiap kali piket kelas, guru sering kali menegur dan bahkan memarahi hingga peserta didik tersebut mau menjalankan piket kelas. Begitu pula saat kerja bakti di sekolah. Beberapa siswa terlihat enggan melakukannya. Seharusnya disiplin menjadi dasar penting dalam membangun karakter. Seperti yang dijelaskan oleh Dwiningrum, dkk (2013:83) bahwa disiplin merupakan salah satu tujuan sosialisasi. Kegagalan dalam mencapai tujuan sosialisasi pada diri individu akan berpengaruh dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Pengembangan karakter kepedulian dan kedisiplinan dimulai dengan pembiasaan di sekolah yang dilakukan terintegrasi dengan pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu perangkat pembelajaran yang dapat mengakomodasi penerapan karakter tersebut.
Perangkat pembelajaran akan sangat membantu guru dalam menyampaikan proses mencari pengetahuan kepada peserta didik. Borich (2007:112) menyatakan “Planning is the systematic process of deciding what and how your students should learn.” Perencanaan adalah proses yang sistematis untuk memutuskan apa dan bagaimana siswa harus belajar. Akan tetapi, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa SDN Salamrejo mengalami permasalahan terkait dengan pengembangan perangkat pembelajaran tersebut. Salah satu permasalahan yang muncul adalah belum dikembangkannya perangkat pembelajaran yang mengakomodasi pengembangan karakter.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan seorang guru di SDN Salamrejo pada tanggal 7 Juli 2013, guru belum mengembangkan perangkat pembelajaran kelas IV SD berbasis scientific approach yang dapat digunakan untuk membangun karakter kepedulian dan kedisiplinan, seperti silabus, RPP dan panduan penilaian. Panduan mengajar saat ini hanya berupa buku guru dan buku siswa dari pemerintah.
Berdasarkan pemaparan di atas, hal yang sangat dibutuhkan dalam rangka pengimplementasian Kurikulum 2013 dan pengembangan karakter adalah perangkat pembelajaran yang menjadi acuan guru untuk mengajar. Oleh karena itu, perlu dikembangkannya perangkat pembelajaran berbasis scientific approach dalam rangka membangun karakter kepedulian dan kedisipilinan. Perangkat pembelajaran ini diharapkan dapat mempermudah guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar sehingga ketercapaian tujuan pembelajaran dalam Kurikulum 2013 lebih maksimal. Salah satu subtema yang tepat dalam pengembangan karakter kepedulian dan kedisiplinan ini adalah subtema “Keindahan Alam Negeriku”. Perangkat pembelajaran untuk mengembangkan karakter kedisiplinan dan kepedulian pada subtema ini belum dikembangkan di SDN Salamrejo sehingga akan sangat bermanfaat dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan guru. Adapun perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah silabus, RPP, LKS dan instrumen penilaian.
Veryliana Purnamasari dan Muhammad Nur Wangid FIP Universitas Negeri Yogyakarta email: verylianapurnamasari@gmail.com
Komentar
Posting Komentar